Home / MK Tidak Akan Kabulkan Permintaan JK

MK Tidak Akan Kabulkan Permintaan JK

MK Tidak Akan Kabulkan Permintaan JK – Manuver JK dengan turut menuntut UU Pemilu agar dapat berubah menjadi capares ke-tiga kalinya diperhitungkan tidak sukses. Dikarenakan, hukum acara Mahkamah Konstitusi (MK) memakan banyak waktu, sesaat batas saat pendaftaran capres-cawapres tinggal mengkalkulasi hari lagi.

” Sekarang stage masalah yg di ajukan oleh Partai Perindo ini masihlah dalam babak pengecekan pendahuluan, sesaat stage persidangan sesudah itu tetap panjang seperti pengecekan perbaikan permintaan, pengecekan pleno persidangan yg dengerin info DPR, Pemerintah, Saksi, Pakar serta fakta-fakta yang lain, ” kata pakar perundang-undangan Dr Bayu Dwi Anggono, Minggu (22/7/2018).

Penggugat prinsipal ialah Partai Perindo. Nah, JK dikira mendompleng tuntutan itu dengan berubah menjadi pihak berkenaan. ” Walaupun sebenarnya semasing stage itu butuh waktu, ” cetus Direktur Puskapsi, Kampus Jember itu.

Lebih-lebih, sekarang MK juga tengah menyidangkan sengketa pemilihan kepala daerah yg dikejar waktu. Sengketa pemilihan kepala daerah dirapikan ketat batas sidang sampai pemungutan putusan.

” Di samping MK sekarang tengah konsentrasi mengatasi sengketa hasil Pemilihan kepala daerah yg udah ditetapkan jangka periode penyelesaiannya dalam UU Pemilihan kepala daerah. Pergi dari hal semacam itu jadi kemungkinan besar putusan atas tuntutan masalah ini melalui dari jadwal pendaftaran Calon presiden serta Calon wakil presiden yg udah ditetapkan pada tanggal 4-10 agustus lain kesempatan, ” jelas Bayu.

Terus bagaimanakah manuver politik JK itu dari segi konstitusi?

” Sangatlah disayangkan serta udah turunkan mutu kenegarawan Jusuf Kalla. Apa yg dilaksanakan oleh Jusuf Kalla bertambah mengkonfirmasi perkiraan kalau nafsu berkuasa memang kerapkali menumpulkan atau bahkan juga mematikan masuk akal serta rasionalitas seorang, ” jawab Bayu.

About admin