Home / Berita Bola / Pep Guardiola Bukan Apa-Apa Tanpa Messi Di Barcelona

Pep Guardiola Bukan Apa-Apa Tanpa Messi Di Barcelona

Pep Guardiola Bukan Apa-Apa Tanpa Messi Di Barcelona – Bekas pelatih Bayern Munich Felix Magath menilai kiat Pep Guardiola. Menurut dia, Barcelona juara Liga Champions dahulu lantaran kebenderangan Lionel Messi.

Barcelona mencapai berhasil besar waktu dilatih Guardiola dalam 2008-2012. Dia bawa Blaugrana menangi 14 trophy, terhitung 2 titel juara Liga Champions.

Dalam musim pertama kalinya di 2008/2009, Guardiola membawa Barcelona mencapai treble dengan memenangi LaLiga, Copa del Rey, & Liga Champions. Mereka kembali lagi menyingkirkan Eropa dengan menangi Liga Champions 2 tahun setelah itu habis menundukkan Manchester United di final.

panduan daftar sbobet
Akan tetapi, sejak mulai tinggalkan Barcelona, Guardiola belum dapat mencapai trophy di persaingan Eropa. Berbarengan Bayern Munich, dia mencapai 3 gelar Bundesliga, namun senantiasa tidak sukses di Liga Champions. Bayern 3 kali berturutan berhenti di semi-final.

Setali 3 uang, Guardiola pun berhasil di tingkat dalam negeri namun kesukaran di Eropa berbarengan Manchester City. The Citizens masih mentok di perempatfinal Liga Champions sepanjang dilatihnya.

Felix Magath menilainya kemajuan Pep Guardiola di Barcelona gak terlepas dari andil Lionel Messi. Kiat Guardiola yang memercayakan menguasai bola dianggap Magath mujarab lantaran Messi.

“Messi yang bawa menjadi pemenang, bukan Guardiola. Tanpa ada Messi, metode ini tidak sempat sukses buat Guardiola. Bila sukses, ia sudah tentu juara Liga Champions berbarengan Bayern atau Manchester City sudah lama,” kata Magath pada Sport Bild seperti ditulis AS.
daftar judi online

“Tiki-taka cuman berjalan bila Anda miliki pemain yang dengan cara tehnik superior ketimbang musuh. Buat pirsawan, mengendalikan bola, saya mengatakannya begitu, itu bikin jadi bosan & klub hebat tidak begitu membutuhkan.”

“Menurut saya, Guardiola sangat sering kehilangan arah disaat coba menangi kompetisi diawalnya. Kiat itu umumnya selesai di ketetapan yang keliru, yang membatasi kemajuan,” ujarnya.

About penulis77